SEJARAH TELEGRAM
Telegram yang akan kita bahas disini adalah aplikasi chatting berbasis cloud.
Telegram sendiri dirintis oleh dua bersaudara yaitu Nikolai dan Pavel Durov. Nikolai Durov adalah seorang programmer dan mathematician. Beliau lahir di rusia pada 21 november 1980.
Dan adiknya, pavel durov adalah seorang entrepreneur, beliau lahir di rusia pada 10 oktober 1984.
Awalnya, pavel durov dan temannya, Vyacheslav Mirilashvili pernah menciptakan jaringan sosial mahasiswa yang bernama Vkontakte. Diakui Pavel, jaringan tersebut terinspirasi dari Facebook.
Vkontakte dibuka untuk umum pada november 2006. Tercatat sudah ada 100 ribu pengguna hingga februari 2007. Hal ini membuat keuntungan vkontakte sempat mencapai us$ 3 miliar atau setara dengan rp41,7 triliun.
Namun, kejayaan Vkontakte harus berakhir karena issue politik.
Hal inilah yang mendasari Pavel bersaudara untuk membuat Telegram, filosofinya aplikasi yang mengutamakan privasi.
Nikolai Durov fokus pada pengembangan aplikasi dengan menciptakan protokol mtproto yang menjadi core bagi Telegram. Sementara Pavel bertanggung jawab dalam hal pendanaan dan infrastruktur melalui pendanaan digital fortress.
Dan pada pada 14 Agustus 2013 telegram meluncurlah ke publik, tapi waktu itu baru di platform iOS, dan 2 bulan kemudian atau pada 20 oktober 2013 barulah Android menyusul.
Dalam waktu tiga tahun saja performa telegram sudah keliatan bagus, artinya publik bisa menerima aplikasi ini. Bahkan tercatat di tahun pertamanya saja Telegram sudah memiliki seratus ribu pengguna aktif harian.
Angka ini terus melonjak di tahun berikutnya dan tercatat di bulan maret 2014 penggunanya sudah melonjak ke angka 15 juta. Terus menerus meningkat dari bulan ke bulan tahun ke tahun. Dan bisa menyentuh angka 100 juta pengguna pada Februari 2016 dengan 350 ribu user baru yang mendaftar setiap harinya, mengantarkan 15 miliyar pesan per hari.
Terakhir di bulan Januari 2021, Telegram mengumumkan angka pengguna aktif bulanan sebanyak 500 juta pengguna.
Peningkatan drastis dari jumlah pengguna Telegram memang terjadi di tengah polemik kebijakan privasi baru yang diluncurkan Whatsapp.
Ok, untuk lebih mengenal telegram, mari kita liat beberapa fitur-fiturnya :
Pertama. Tidak perlu simcard untuk login
Sama seperti aplikasi chat yang lain, saat mendaftar, telegram memerlukan nomor telfon dan kode verifikasi akan dikirim via sms, artinya kamu perlu aktivkan cellular di hp kamu. Tapi bedanya dengan aplikasi chat yang lain, telegram ga memerlukan simcard saat mau login.
Kedua. Mengatur "Last seen"
Fitur last seen hampir ada di semua aplikasi chat, yang membedakan dengan telegram adalah kamu bisa mengatur siapa saja yang bisa melihat last seen di telegram kamu. Di telegram juga kita bisa betul-betul invinsible, status online kita bisa kita sembunyikan dari orang lain.
Ketiga. Mengirim file besar
Ini juga yang membedakan telegram dengan aplikasi chat lain, kalau di aplikasi lain kita hanya bisa mengirim file dengan ukuran 16mb saja. Jika melebihi batas tersebut, akan muncul peringatan "File too large to send" atau "File terlalu besar". Alhasil, kamu harus memangkas kualitasnya.
Di telegram kamu bisa mengirimkan file hingga 2GB dalam format apa pun.
Keempat. Bisa mengedit pesan
Semua orang pasti pernah melakukan kesalahan dalam mengetik. Melihat permasalahan ini, telegram menambahkan fitur edit pesan yang memungkinkan pengguna untuk mengatasi kesalahan ketik dengan tombol "Edit".
Nantinya, penerima pesan akan mendapatkan informasi jika kamu telah mengganti pesan tersebut. Namun, mereka tidak akan tahu pesan asli yang kamu kirimkan.
Kelima. Grup dalam ukuran yang lebih besar
Di telegram, terdapat sebuah fitur bernama "Supergroup" yang dapat menampung hingga 5 ribu member.
Keenam. Ulimited server storage
Penyimpanan berbasis awan atau cloud storage saat ini semakin dibutuhkan. Hal ini karena, file yang disimpan di cloud storage cenderung lebih aman, tidak memenuhi perangkat, dan mudah diakses. Salah satu cloud storage yang bisa kamu gunakan adalah telegram.
Aplikasi ini menyediakan ruang penyimpanan tak terbatas, yang artinya kamu bisa menyimpan pesan, gambar, dan berbagai file lain di dalamnya secara gratis. Ini merupakan keunggulan telegram yang tidak bisa kamu temui di aplikasi chatting lainnya.
Ketujuh. Secret chat
Telegram punya fitur bernama "Secret chat" atau pesan rahasia. Fitur ini tidak ada di whatsapp dan aplikasi chatting lainnya. Kamu bisa menggunakannya untuk mengirimkan pesan yang bersifat konfidensial.
Secret chat menggunakan enkripsi end-to-end. Ini artinya, tidak ada pihak lain yang mengetahui pesanmu kecuali orang-orang yang ada di dalam ruang chat tersebut. Bahkan pihak telegram pun tidak bisa mengetahuinya. Selain itu, fitur ini memiliki sifat self-destruct atau bisa menghapus dirinya sendiri dalam periode waktu yang kamu tentukan.
Kedelapan. Login di beberapa device
Di telegram juga ada fitur yang bagus, yaitu di telegram kita bisa login di beberapa perangkat ada ketergantungan dengan perangkat yang lain.
Itulah beberapa fitur di telegram yang mungkin menarik untuk kamu coba.