Review Audio Interface - Yamaha AG03 Indonesia

 


Hari ini saya mau review barang lagi, ini adalah sebuah audio interface.

Sebuah alat yang bisa mengkonfersi sinyal analog menjadi sinyal digital jadi bisa dibaca oleh perangkat-perangkat digital seperti computer,  ini adalah Yamaha AG03

Di paket pembeliannya kita dapet :

  1. Unit Yamaha AG03
  2. Kabel USB-B to USB-A
  3. Per-kertasan





Yamaha AG03 ini didominasi oleh warna putih. Saya suka kombinasi warna abunya. Bikin dia keliatan jadi elegan dan ga mengintimidasi khususnya buat saya yang baru kenal sama alat-alat audio.
Bahan bagian belakangnya metal dan sisanya plastic, dan build qualitynya cukup solid, kenob-kenobnya mantep, paling knob volume aja yg agak goyang2, no problem.

Spesifikasi :
  1. Daya : DC 5 V, 500 mA
  2. Konsumsi Daya : Max. 2,5 W
  3. Support OS Windows 7 or later, Mac OSX 10.7 or leter
  4. Dimensi P: 129mm, T: 63mm, L: 202mm
  5. Berat : 0,8 kg
Fitur - Bagian Depan – Controller 1 :
  1. Tombol power.
  2. Input Channel :
  3. Mono [Mic/LINE] : 1 including headset mic (plug in power)
  4. Stereo [LINE]: 1 including Guitar input (mono)
  5. AUX : 1 port
  6. Tombol on/off Phantom : +48 V
  7. Tombol PAD untuk 26 decibel pad.
  8. Indikator on/off phantom power.
  9. Indikator peak.
  10. Knob Gain dari 0 ke 10.
  11. Slider untuk fader dari mute sd +6 decibel, dan garis tebal menandakan 0 decibel.
  12. Tombol Comp/EQ yang dikendalikan via software di computer.
  13. Tombol effect, yang isinya reverb, juga yang dikendalikan via software di computer.
Fitur - Bagian Depan – Controller 2&3 :
  1. Input 2 & 3, yang ga pernah saya pakai.
  2. Tombol switch untuk ganti ke input gitar atau line.
  3. Tombol high low.
  4. Lalu ada knob gain untuk input 2 & 3.
Fitur – Bagian Depan – Headset :
  1. Input 3,5mm untuk mic dan output 3,5mm untuk headset. Yang dipakai bergantian dengan output headset 6,5mm, jadi ga bisa berbarengan headset outputnya.
  2. 3.5mm aux input, tanpa controller, jadi harus dikendalikan dari sumbernya langsung.
  3. Tombol switch untuk ganti ke input gitar atau line.
  4. Tombol high low.
Fitur – Bagian Depan – To PC :
  1. Untuk mendikte perekeman di PC
  2. Dry ch1-2G: untuk memisahkan channel 1 dan 2.
  3. Input mix: mic 1 akan berada di channel kanan dan kiri. Kalau kamu streaming di mode ini, suara dari computer tidak akan ikut terekam, so keep that in mind.
  4. Loopback: Dan ini yang paling keren, paling sering saya pakai, malah jadi default. Fitur ini sepert input mix tapi akan merekam suara dari computer. Jadi kalau kita streaming di mode ini, suara dari computer akan ikut terekam.
  5. Knob dibagian bawah ini untuk mengontrol volume dari computer.
Fitur – Bagian Depan – Indikator dan Monitor :
  1. Indikator clipping.
  2. Monitor mute, kalua ini diaktivkan, kita ga akan bisa mendengar suara microphone.
  3. Knob volume untuk monitor via power studio monitor.
  4. Dan terakhir, knob volume untuk monitor via headset 3.5mm
Fitur – Bagian Depan – Monitor Output :
  1. RCA Output stereo biasanya running via power amp.
  2. Output stereo 6.3mm untuk power studio monitor.
  3. Output headset 6.3mm untuk zero latency monitoring.
Kesimpulan - Pros :
Buat kamu yang work flownya solo ala2 creator, seorang live streamer atau podcaster solo, Yamaha AG03 ini cocok bgt.
Dan untuk kelebihannya : Secara fitur Yamaha Ag03 ini termasuk audio interface yang serbaguna, dia bisa :
  • Kita bisa me-loopback audio dari computer untuk kita rekam bersamaan dengan suara dari mic.
  • Ada juga input dan output untuk headset yang pastinya akan sangat berguna banget baik untuk streamer ataupun podcaster dimana kamu bisa merekam dan memonitor audio dengan 0 latency. Tapi untuk kamu yang ingin rekaman lebih dari satu orang,  mending cari yang lain, karena hanya ada 1 port microphone disini.
Kesimpulan - Cons :
Mungkin disbanding audio interface merk lain, Yamaha AG03 ini akan sedikit complicated buat pemula, karena tampilannya yang agak2 kemixer-mixeran.
Softwarenya juga kurang kepakai ya, tapi harusnya masih banyak potensi yang bisa Yamaha kembangin dari kapabilitas softwarenya.

Kesimpulan - End
Overall, Yamaha AG03 adalah audio interface yang cukup serbaguna. Semua kebutuhan sebagai solo creator akan sangat terakomodir, mau itu podcaster, streamer, atau youtuber video2 react cocok juga pakai ini.

Popular Posts